Selasa, 18 Oktober 2011

Rangkaian Saklar Dan Lampu Tepuk


Skema Rangkaian Saklar Tepuk dan Lampu Tepuk


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFIfToQxGKGd5jGIw71z3cHNYimhcy0PmZeN0P8EE71XVT7a1_J6ztyUdPZaPTUSr09PN4m95_dtLk_JIKJoPfVJsEAm1_5vkaRoko0GgfEN6NTTmBDJ_8tCGJKiMdMdOQn3f8fBnwVoM/s1600/skema1.jpg
Cara kerjanya: 

Secara teori, kalau kita menggunakan sebuah microphone dan padanya kita tepukkan tangan, maka microphone akan mengubah getaran udara tepukkan menjadi sinyal listrik.
 Nah sinyal listrik yang masih kecil ini perlu di perkuat misalnya dengan transistor atau IC. Hasilnya dimasukkan ke capacitor dan resistor, sehingga kalau mendapatkan sinyal listrik besar, capacitor terisi dan tegangannya akan tinggi dan tegangan tinggi ini dimasukkan ke IC TTL flip flop yang kalau mendapatkan tegangan akan selalu mengubah status outputnya. Pada outputnya bisa dipasangkan penguat untuk mengendalikan relay. Kontakkan relay digunakan untuk menghidupkan lampu atau apapun


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhnoDUBqMHJcEoeif0Avi9rfJSOHFzrfWwD5vEN8C7jtz0NIGX26WXvtCkiSkDlb-tVg2m9d5NOt1HC0-Bke_3wFYtt5PY-Vsuw-SoLxaQ6ZmHSbZKkg1qyDLw_mLfW2kFJQvf2Sf5aILg/s1600/lampu-tepuk-skema-edit+copy.jpg


Tidak ada komentar:

Posting Komentar