Selasa, 29 November 2011

Rahasia Molekul Air


                        Rahasia Molekul Air




https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjT6zOKcAKe3azEHAwaibDzLotJ_X3-41RsBBYq1dhl4ORjg_3S0pedx-NXebDvbttX4f5ioRDuwfw9HxlAd_uHeZlx5_SXFbcob_ZYD2Izhf6bi2OfC33J9WRyK2zTy4l4bguvHS7x9Lg/s400/hearts-water-colour.jpg

“..…Dan Kami ciptakan dari air segala sesuatu yang hidup…..” (Q.S. Al Anbiya : 30)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhUbZ_Pxbafef2eqz7bvJ6ld7gsLQLDyuUjGMoy6P4cftTQOBm3gtQf93tMJs035yi6t0oPer_jsyk7rnSmaFPjfZYVnvl9TwNNMrF6BFHl-jelXgr9s69xEv6KSPGKuBzzoqiFV54qoGA/s1600/thank+you.jpg

Dalam kitab-kitab tafsir klasik, ayat tadi diartikan bahwa tanpa air, semua akan mati kehausan. Tetapi di Jepang, Dr. Masaru Emoto dari Universitas Yokohama dengan tekun melakukan penelitian tentang perilaku air.

Air murni dari mata air di Pulau Honshu didoakan secara agama Shinto, lalu didinginkan sampai -50°C di laboratorium, lantas difoto dengan mikroskop elektron dengan kamera kecepatan tinggi. Ternyata molekul air membentuk
kristal segi enam yang indah.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg5P046ITjaA8PINs-BsiR8AvBYabk4L8TdXWA-WXz1W3cKWNtqpT36vJDXV2ms_HM_4wM5OKdBnM5Srh3Hj6Q7v3gI-hEdcDCZnbmCWgt0v7cYvZfzJeGxgmos6jtZwePK3KR6TT2aSCQo/s320/235px-SnowflakesWilsonBentley.jpg


Percobaan diulangi dengan membacakan kata, “Arigato” (terima kasih dalam bahasa Jepang) di depan botol air tadi. Kristal kembali membentuk sangat indah. Lalu dicoba dengan menghadapkan tulisan huruf Jepang, “Arigato”. Kristal membentuk dengan keindahan yang sama.

Selanjutnya ditunjukkan kata “setan”, kristal berbentuk buruk. Diputarkan musik Symphony Mozart, kristal muncul berbentuk bunga. Ketika musik heavy metal diperdengarkan, kristal hancur.


Ketika 500 orang berkonsentrasi memusatkan pesan “peace” di depan sebotol air, kristal air tadi mengembang bercabang-cabang dengan indahnya. Dan ketika dicoba dibacakan doa Islam, kristal bersegi enam dengan lima cabang daun muncul berkilauan. Subhanallah.

Dr. Emoto akhirnya berkeliling dunia melakukan percobaan dengan air di Swiss, Berlin, Prancis, Palestina, dan ia kemudian diundang ke Markas Besar
PBB di New York untuk mempresentasikan temuannya pada bulan Maret 2005 lalu.

Ternyata air bisa “mendengar” kata-kata, bisa “membaca” tulisan, dan bisa “mengerti” pesan. Dalam bukunya “The Hidden Message in Water”, Dr. Masaru Emoto menguraikan, bahwa air bersifat bisa merekam pesan, seperti pita magnetik atau compact disk.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhpRzAYYHXAOrZCToG9vYLlk4Qd4NI0PvoNz4SK335lWI2-xi9JIiCz6UBfN9Fd4YWH8OV5LDmlxjOshBNeeTogP5d8CvGwnin9CLb1G2Fu8g3TrEXHozQSWfv8kQ96sMQbPT8G8D2mF7s/s1600/The+Hidden+Messages+in+Water.jpg
Buku “The Hidden Message in Water”

Semakin kuat konsentrasi pemberi pesan, semakin dalam pesan tercetak di air. Air bisa mentransfer pesan tadi melalui molekul air yang lain. Barangkali temuan ini bisa menjelaskan, kenapa air putih yang didoakan bisa menyembuhkan si sakit.

Dulu ini kita anggap musyrik, atau paling sedikit kita anggap sekadar sugesti, tetapi ternyata molekul air itu menangkap pesan doa kesembuhan, menyimpannya, lalu vibrasinya merambat kepada molekul air lain yang ada di tubuh si sakit.

Tubuh manusia memang 75% terdiri atas air.
Otak 74,5% air. Darah 82% air. Tulang yang keras pun mengandung 22% air. Air putih galon di rumah, bisa setiap hari didoakan dengan khusyu kepada Allah, agar anak yang meminumnya saleh, sehat, dan cerdas, dan agar suami yang meminum tetap setia.

Air tadi akan berproses di tubuh meneruskan pesan kepada air di otak dan pembuluh darah. Dengan izin Allah, pesan tadi akan dilaksanakan tubuh tanpa kita sadari. Bila air minum di suatu kota didoakan dengan serius untuk kesalehan, insya Allah semua penduduk yang meminumnya akan menjadi baik dan tidak beringas.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda, “Zamzam lima syuriba lahu”, “Air zamzam akan melaksanakan pesan dan niat yang meminumnya”. Barangsiapa minum supaya kenyang, dia akan kenyang. Barangsiapa minum untuk menyembuhkan sakit, dia akan sembuh. Subhanallah … Pantaslah air zamzam begitu berkhasiat, karena dia menyimpan pesan doa jutaan manusia selama ribuan tahun sejak Nabi Ibrahim AS.

http://www.bodhitree.com/images/Emoto.What.the.Bleep.jpg
Dr. Masaru Emoto

Bila kita renungkan berpuluh ayat
Al Qur'an tentang air, kita akan tersentak, bahwa Allah rupanya selalu menarik perhatian kita kepada air. Bahwa air tidak sekadar benda mati. Dia menyimpan kekuatan, daya rekam, daya penyembuh, dan sifat-sifat aneh lainnya yang menunggu untuk disingkap oleh manusia.

Islam adalah agama yang paling melekat dengan air.
Shalat wajib perlu air wudhu 5 kali sehari. Habis bercampur, suami istri wajib mandi, dan Mati pun wajib dimandikan. Tidak ada agama lain yang mengharuskan (baca: mewajibkan) memandikan jenazah.

Tetapi kita belum melakukan Dzikir air. Kita masih perlakukan air tanpa respek. Kita buang secara mubazir, bahkan kita cemari. Astaghfirullah.

Seorang ilmuwan Jepang telah merintis. Ilmuwan muslim harus melanjutkan kajian kehidupan ini berdasarkan Al Qur'an dan hadits.


Air Ternyata Memiliki Perasaan

http://stat.ks.kidsklik.com/files/2009/11/celebration-of-love.jpg


* Kita bisa berkomunikasi dengan air.
* Jika pesannya indah, air akan menampilkan wajah manis.
* Namun, jika pesannya buruk, ia akan menampilkan wajah masam.

Inilah penemuan yang mengejutkan pada abad 20 oleh Dr. Masaru Emoto. Wajah Air atau tepatnya Molekul atau Kristal Air direkam melalui mikroskop elektron yang dilengkapi dengan kamera super cepat. Berikut hasilnya :

Rekaman kamera dibawah ini merupakan bentuk Molekul Air ketika tidak dibacakan Doa.

Pernahkah kita bayangkan ketika meminum air putih, bentuknya seperti ini :

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi6mN9ZZXZJG6moU6FeAjAFmWid8O2EuOxpWdqIN6VIr5zCHYjObZVZXR4uQrRVRtX-mZ3n2y513HgHzUXV9w9cFQ8U-lX1eNnr_KNZWgs_fYnqT2u1XT_1unwkFUm3ISdRcoCl9uaY2j8/s200/1+kiri+belum+dibacakan+doa.jpg















Molekul Air berubah menjadi Indah setelah dibacakan Doa. Artinya Air bereaksi dengan perlakuan kita terhadapnya.
Ini bentuknya :


[2+kanan+setelah+dibacakan+doa.jpg]


Ktika diperdengarkan lagu rakyat Kawachi, Molekul Air pun tampak senang dengan membentuk keindahannya seperti ini :


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhYijGvIAOkV_HI7iY1xliNhMTwD-JHU7M4ogg2svCVaKrZYDMXYxSDblAQfekEQoGpD670qXWy090HvViI6Fqw9QcXYDUUaEUCzWnoKIq_ZJf5MGEwNKD0vzJalgtQGDaYYqTSIGSdvn8/s200/3+kiri+dibacakan+lagu+rakyat.jpg















Ketika diperdengarkan lagu-lagu keras, seperti Rock, Metal, dll, Wajah Air berkerut, mungkin Molekul Air menjadi pusing seperti ini :


[4+kanan+lagu+metal.jpg]


Molekul Air menjadi Indah ketika diperdengarkan musik yang indah seperti karya-karya klasik Goldberg Variations Bach, Ludwig Van Beethoven, dll
.
Ini contohnya :


[5+kiri+musik+indaah.jpg]


Caci makilah Air, maka wajah Molekul Air berubah menjadi buruk seperti ini :


[6+tengah+caci+maki+air.jpg]


Tidak hanya dicaci maki, atau diperdengarkan musik yang keras.
Ketika air tercemar kotoran, maka Molekul Air juga menjadi tak beraturan dan sama sekali tidak Indah. Lihatlah Air Sungai Yodo ini :


[7+sungai+tercemar.jpg]


Yang lebih mengagetkan lagi adalah ketika air diperlihatkan photo
Adolf Hitler, wajahnya berubah menjadi buruk seperti ini :


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXk3apsQ83SG9vzVtLcPsI90hPs_muLoQ_ql_nfnq-oTGJqIPGQtNQ3Lel7dLLfTamoClZRzDWUt548LFlKUEF8JFCoEGI8f7TpWxTNsR8h63RXrnTDckiSmh3GpAaBR_FjoXk-uxKZeM/s200/8+kanan+hitler.jpg


Air Zam-Zam

Berikut adalah Keindahan “Molekul Air Zam-Zam.”


http://pajak98.files.wordpress.com/2008/11/molekul-zam-zam.jpg


Subhanallah..
Rangkaian bentuk heksagonal-nya sangat indah, cemerlang berkilau, dan penuh warna ketika dibacakan ayat-ayat yang mulia.


Ketika segelas air putih terletak di atas meja.
Berdiamlah sesaat, bacalah dengan nama Tuhanmu.
“Dengan Nama ALLAH Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang.”


Panjatkan doa, lalu bermohonlah hanya kepada Allah, ucapkan ayat-ayat yang suci. Maka, segelas air putih yang diminum, akan memberikan segala keindahannya kepada kita.

Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat memperteguh keimanan kita sebagai seorang Muslim.

(",)v




Sumber : sainsevo.blogspot.com, berbagai sumber lainnya

10 Hewan Yang Dimanfaatkan Dalam Konflik Pertempuran






http://mediague.files.wordpress.com/2009/03/specialforces.jpg?w=455&h=307

Keberadaan hewan-hewan sangat berkaitan erat dalam dinamika kehidupan
manusia. Hingga pada sebuah konflik pertempuran sekalipun, hewan dimanfaatkan untuk melakukan misi-misi tertentu.

Para kesatria di atas kuda, bisa merusak formasi pasukan musuh. Lumba-lumba angkatan laut, membantu membersihkan Pelabuhan Umm Qasr dari ranjau. Tentara Roma dan Yunani, menggunakan lebah untuk menghalangi musuh.

Itulah sebagian hewan yang digunakan dalam perang. Hewan-hewan bisa jadi "senjata biologis" karena kemampuan mereka, paling tidak pada saat itu, tidak dapat disamai oleh kemampuan mesin yang ada saat ini.

Berikut ini 10 hewan yang seringkali dimanfaatkan dalam konflik pertempuran selama ini :


1. Kelelawar

http://gambarlucudanunik.com/wp-content/uploads/2010/11/batbomb1.jpg


Kemarahan Amerika Serikat atas serangan Jepang ke Pearl Harbor, menelurkan ide memasang bom di kelelawar. Percikan api diharapakan dapat dipicu untuk membakar kota-kota Jepang saat kelelawar ini bertengger di atap bangunan.

Namun rencana ini batal, karena dalam pengujian banyak kelelawar tidak kooperatif dan kabur. Hingga kini, ilmuwan Pentagon masih mempelajari bagaimana mekanisme terbang kelelawar ini untuk mengembangkan desain
pesawat dan robot mata-mata.


2. Unta

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy9ChxQ-pOvIr1VvmAJwd2mzNYbNJk2VNCxcztP-xnP5z9Bs4Qho6IteQpyMmM71jYF90DYx7XgsQr2BhXWEEclF-lCl7iFIFH3D4Fo4yGRXOfZEb-HhkvRL53zktSPgeFoqJM2BezA5O6/s640/CamelCorpsoftheArabLegionpracticesfiringfromcamelbackduringWorldWarII-1940s.jpg


Di masa lampau, hewan ini banyak digunakan di kawasan panas dan kering di Afrika Utara dan Timur Tengah. Karena unta memiliki kemampuan bertahan di kondisi ekstrem dan seringkali tanpa air, di masa perang hewan ini cukup berguna. Bau unta kabarnya membuat takut kuda-kuda yang digunakan musuh.

Tentara Persia terkadang mempersenjatai unta mereka. Sedangkan prajurit Arab seringkali menunggang unta, saat penyerbuan untuk menaklukan suatu daerah. Peran unta dalam perang merosot sejak berkembangnya
senjata api. Tapi, unta masih terlihat digunakan saat Perang Dunia I.


3. Lebah

http://2.bp.blogspot.com/_790SYLkA314/TP0TyxWW7yI/AAAAAAAAAbk/j-8j3gm01Ac/s1600/54901_800px-bees_collecting_pollen_2004-08-14.jpg


Sengat lebah bisa jadi senjata mematikan. Di zaman dulu, tentara Roma dan Yunani menggunakan lebah untuk menghalangi musuh. Penggunaan lebah berlanjut saat abad pertengahan, Perang Dunia I, dan Perang Vietnam. Ilmuwan Amerika Serikat juga menemukan kegunaan lebah untuk tujuan damai, yakni mendeteksi ranjau darat.


4. Singa Laut

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiaJ8OnbtvcKUqSbg_zeDXBSXaxPEo-4RGrUHJt326RWHQDiGVX6xYbaIVWu7gE_LxZ6FBTz0BLOWeyHw09LjkTKIe6ZWyz4YNAUPRPUgdl_VYwMJp5IHf70JRb4SlUIBvWAcfmcLXsvk0/s1600/singa+laut+US+Navy.jpg


Mamalia ini mampu melihat dalam kondisi cahaya minimal, serta bisa mendengar di bawah permukaan air. Singa laut juga bisa berenang dengan kecepatan hingga 40 km/jam dan menyelam hingga kedalaman 300 meter. Dengan kemampuan ini, angkatan laut AS melatih singa laut untuk menandai ranjau.


5. Merpati

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEHkOP7lUjRCTP2TPp5kCn6ylWiWP6k18WPaHPBZ5MHYvo6ITzN1kxx0NSIwGajJukxD-aINKrSurVsGKGubs7uuPh82FxrgTt-vszG3zgmENFLo02HMz8nPL-gw9cjDwifLLpf7QQhw0Y/s1600/default.jpeg


Hewan ini memiliki kemampuan navigasi, sehingga bisa kembali ke sarang meskipun telah menempuh perjalanan ratusan kilometer. Puncak kepopuleran penggunaan merpati terjadi pada saat Perang Dunia I, saat tentara sekutu menggunakan 200.000 merpati untuk keperluan komunikasi.

Seekor Merpati bernama Cher Ami, mendapat penghargaan setelah mengirim 12 pesan untuk benteng di Verdun, Prancis. Bangsa burung ini pensiun dari tugas militer, setelah teknologi komunikasi berkembang pesat.



6. Lumba-Lumba

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgTmwlOM-M-Fix38TDLTok9NYf-krtuCRnbKMrbdulN9cmPTB4BwfcPkb7CjC_x6cao9cV_knsZjUc0rsFyYoUSDwmLc6v2JlW0ZUSiGPgQuvrMpd1fCVPUtCpv8HcImKAWh_8VerYM4s0f/s320/5.jpg


Hewan ini memiliki sonar biologis untuk mencari ranjau berdasarkan konsep gema. Pada masa Perang Teluk dan Perang Irak, lumba-lumba milik angkatan laut, membantu membersihkan pelabuhan Umm Qasr dari ranjau.


7. Gajah

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhQnpjnRNKc6qXlcvKhHxv0Q46EsvttFm34PwmN4JKVjpqKo30PwrlTOWRMtM-bOrrI6YoVUr9P7RO75DCTrFh1OssCmkVGBzmg4zvgiI2HyCKEm9Wthg89dzF-o_VPaOHgGoiqiUtsXj60/s1600/Gajah-perang-731089.jpg


Hewan besar ini bisa menginjak tentara, menusukkan gading, dan melempar orang dengan belalainya. Kerajaan kuno di India diperkirakan menjadi kerajaan pertama yang menjinakkan gajah. Tapi, kemampuan ini segera menyebar ke Persia dan Timur Tengah.

Alexander Agung dikabarkan pernah menemui sepasukan gajah saat mencoba menaklukkan suatu daerah. Kuda seringkali takut dengan pemandangan dan bau Gajah. Tentara manusia juga merasa diteror secara psikologis dengan bentuk Gajah yang sangat besar.



8. Keledai

http://myaudioschool.files.wordpress.com/2009/06/napoleon-bonaparte-crossing-the-alps-by-delaroche.jpg


Tidak sehebat hewan perang lainnya, tapi ribuan pasukan akan menderita jika tak ada Keledai. Pasalnya, hewan inilah yang didaulat membawa makanan, bahkan persenjataan dan barang-barang lain yang dibutuhkan militer.

Dulu, tentara Roma membawa satu Keledai tiap 10 legiun.
Napoleon Bonaperte juga menaiki keledai saat melintasi Alpen. Keledai masih sering mendapat tugas militer hingga saat ini. Tentara AS bergantung pada hewan ini untuk mengantar barang ke pos-pos terpencil di pegunungan Afghanistan.


9. Anjing

http://4.bp.blogspot.com/_790SYLkA314/TP0RpvcQfLI/AAAAAAAAAbc/Fe_JP2a9C4s/s1600/war_dog1.gif


Orang-orang Spanyol menggunakan anjing yang dipersenjatai saat menaklukan Amerika Selatan di abad ke-16. Anjing juga berperan besar selama konflik di abad pertengahan di Eropa.

Tugas anjing di masa modern kini, meliputi mendeteksi bom dengan indera penciuman. Di Irak dan Afghanistan, anjing militer dikenakan
rompi anti peluru demi menjamin keamanan selama bertugas.


10. Kuda

http://www.britishbattles.com/second-afghan-war/maiwand/royal-horse-artillery.jpg


Nah, ini hewan yang paling populer saat perang berlangsung. Manusia telah menjinakkan kuda setidaknya sejak 5.500 tahun lalu. Para kesatria di atas kuda bisa merusak formasi pasukan musuh.

Stabilitas di atas pelana dan sanggurdi membuat prajurit Mongol dapat berperang dan menembakkan panah dari atas kuda. Pertempuran besar dengan memanfaatkan kuda tidak berakhir, hingga tank dan senapan mesin muncul menjadi favorit.


Hewan-hewan ini sangat tangguh dalam membantu manusia menghadapi konflik pertempuran. Sehingga tidak aneh jika mereka akhirnya dimanfaatkan untuk terlibat di dalamnya.
(",)v




Sumber : nationalgeographic.co.id, berbagai sumber lainnya

5 Makhluk Bumi Yang Mampu Hidup Di Luar Angkasa





Pasti ada pertanyaan di dalam benak kita,"Apakah ada makhluk hidup di bumi ini yang mampu tinggal dan bertahan hidup di planet lain?". Jika kita berbicara soal manusia, mungkin tidak. Tetapi kalau yang lainnya, mungkin lima makhluk bumi di bawah ini bisa untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Untuk bertahan hidup, manusia selalu membutuhkan unsur-unsur pendukung kehidupan, seperti salah satu yang krusial, yaitu : Oksigen. Namun, beberapa makhluk hidup yang ada di bumi ini ternyata memiliki karakteristik yang cukup unik dan ini memungkinkan mereka untuk hidup pada kondisi ekstrim di luar angkasa sana.

Well, mari kita simak secara seksama, siapa saja lima makhluk super tersebut? Berikut pembahasannya :


1. Cacing Yang Hidup di Es Metana

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUO9_7kiFmlWEnIchJWNTLfSXNklSMPfQwkkROYmh7GrVCq1qqTzU4S0fetpzlJPaciNR1xRx3OhzmeFIDDl5lonBtU4H2SS87rBaUa1o7fJQyMBD8_Sq-6nGC5ipXp4_AzKvPfcUZvBhx/s1600/500x_otherplanetlifeiceworm.jpg

Saya yakin, melihat foto di atas, kamu mungkin akan teringat dengan salah satu makhluk dalam film Alien. Namun, makhluk yang terlihat cukup mengerikan di atas sebenarnya adalah makhluk Bumi. Ya, dia diam di antara kita.

Makhluk ini sesungguhnya adalah seekor cacing yang hidup di lempengan es Metana, yang terdorong ke permukaan dari dasar laut di dekat pantai Mexico.

Es Metana adalah sebuah gas Hidrat yang terbentuk secara alami pada tekanan tinggi dan temperatur rendah di dasar laut yang dalam.

Menurut para ahli dari Pennsylvania State University, penemuan cacing ini telah membangkitkan berbagai spekulasi mengenai kehidupan di luar angkasa.

Erin McMullin, salah satu peneliti yang turut menemukan cacing tersebut, berkata :
"Sangat menyenangkan ketika kita sibuk berspekulasi mengenai kehidupan di planet lain, kita malah terus menemukan bentuk kehidupan baru yang sepertinya bukan berasal dari planet Bumi."

Lalu, jika kita memberikan sebuah tempat baru baginya di angkasa luar, dimanakah tempat yang cocok baginya?
Jawabannya adalah Titan, salah satu bulan Saturnus.

Titan, terdapat lautan Methana yang berlapis-lapis. Jika kita menaruh cacing ini di Titan, ada kemungkinan ia dapat bertahan hidup dengan mendiami lapisan es tersebut.


2. Makhluk Yang Mampu Hidup Pada Ruang Hampa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg_roDxFTW-iO5ExGHEvE8dOvmX4Lfdj20BMg001b-r3hk_A66fp639BPo7ulGebD4xqPGEETUVDHQdEYP0njuk0ZWLV84tqK_FUYg63naTrAldp6O9J5falXrrkJRMnSXDXFEx6bRuCmR9/s1600/tardigrade-water-bear.jpg

Setelah melihat foto di atas, saya percaya, kebanyakan dari kamu akan segera teringat dengan beruang. Tidak salah sich, tetapi makhluk lucu ini bukan seekor beruang, ia bernama "Tardigrade". Karena kemiripannya dengan beruang, ia juga sering disebut dengan nama Beruang air.

Berbeda dengan beruang darat yang bertubuh besar, makhluk ini cukup imutz yang hanya memiliki panjang sekitar setengah milimeter. Ini membuatnya tidak terlihat oleh mata telanjang.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhy4WSvZM4-17x32cFSFL1-N9snrtiH9VINJkuu0VaOtdfzqWhaGw-WXdNpPi8zYML6sTial8ZW7GEXuXJGLG4V6dzhy6nZSh2x7i2RGEw7TkE4T8XumJGWxyI55HKTZWjWr7GC7ineTBJi/s1600/tardigradasm.jpg

Tapi ingat, jangan kamu menilainya hanya dari sekedar ukurannya saja. Makhluk mikro ini termasuk salah satu makhluk hidup yang paling tangguh di muka Bumi ini. Ia memiliki suatu kekuatan super, bisa masuk ke dalam kondisi diam sempurna yang disebut "TUN". Dalam kondisi tersebut, makhluk ini bisa bertahan terhadap fluktuasi temperatur, bahkan yang paling ekstrim sekalipun. KEREN!

Pada tahun 2008, beberapa ekor Tardigrade ikut dikirim ke luar angkasa, dan terbukti kalau mereka bahkan bisa bertahan di dalam ruang hampa udara. WoW!

Jadi, jika kita melepasnya ke ruang angkasa, ada kemungkinan kalau makhluk ini bisa mengarunginya hingga menemukan tempat berdiam yang cocok baginya.


3. Cacing Raksasa Pemakan Belerang

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhp8Y_weSwAXJxnxR_tMCOcGtNRqUh0eLaLPNYKLsMWBkxhpU7MM7ClJDgSyjHqiphsfT4UrICkfVTdIce0U3ZGhyz7fV3JKzYxEG4v_oy6Unsbz6CQ1Y4n5edFLkGTEs4MQ3Mt9Fy8z3LY/s1600/500x_tubeworms.jpg

Makhluk ini hidup di tepi gunung api super panas jauh di dasar lautan. Dan ia memakan belerang yang dibawa oleh bakteri lokal.

Cacing raksasa ini bisa bertumbuh hingga sepanjang 2,1 meter dan bisa hidup 5 mil di bawah permukaan laut dalam kondisi tekanan yang ekstrim. Tubuh mereka didominasi oleh warna merah. Ini karena banyaknya nadi yang berisi darah di dalamnya.

Yang menarik dari cacing ini adalah kemampuannya bertahan terhadap panas yang ekstrim dan masih tetap bisa menerima kebutuhan hidup yang cukup.

Dimanakah tempat yang cocok baginya di luar angkasa?
Makhluk ini mungkin bisa hidup di Venus, dimana terdapat sumber belerang yang luar biasa banyak disana.


4. Mikroba Antartika Pemakan Besi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAzy7YNKbb6ugTuo6soh17ftiFyV5PvycHE5OC7PO-6V_IWS1Ck6HGVTUVodv_6nm1Rt0h79W0k2HHg2ufxNrKY_H6NNm9pUJaxUKwcjILIayr-NnGnizS-swZYUlDsAWKZSn7B_gH7So4/s1600/antartica+blood.jpg

Darah mengalir deras di Antartika. Apakah ada pembantaian hewan besar-besaran yang sedang berlangsung disana?
Ternyata tidak! Unsur berwarna merah itu ternyata mikroba yang berdiam di dalam kumpulan air yang terjebak di bawah lapisan es.

Menurut majalah Nature:
"Cairan ini telah terjebak di dalam glasier selama paling tidak 1,5 juta tahun lamanya. Di dalamnya, paling tidak terdapat 30 jenis bakteri yang masing-masingnya memiliki pergerakan kimia yang unik."

Menurut salah satu peneliti bernama Mikucki, mikroba ini menggunakan sulfat sebagai katalis dalam sebuah rantai reaksi yang kompleks dimana penerima elektron akhirnya adalah besi.
"Ini adalah contoh bagaimana sebuah ekosistem berhasil bertahan walaupun tertutupi oleh kegelapan dan es yang tebal."
"Life Finds a Way."

Dengan karakteristik ini, maka mikroba ini mungkin dapat hidup di Europa, salah satu bulan Jupiter yang memiliki lautan yang kaya akan zat besi di bawah lapisan esnya yang tebal.


5. Bakteri Yang Mampu Bertahan Dari Radiasi

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEief3QW3wWm5ai_CjVy_fRdEgN_xq_MxsrKSYFOw40-OZJ3XQ7rFextfYvujKnT7NOjEuHtPIx_f_6EFpKMieRsaunqhXx5W6li0aWvZmQpWwRtoQoPARRsKeig1PX_fM-toVelvWpPwVzX/s1600/500x_deinococcus.jpg

D. Radiodurans adalah nama bakteri ini. Ia mampu bertahan dalam dosis radiasi seribu kali lebih kuat dibanding dosis yang dapat diterima manusia. Kemampuan ini didapatkannya karena sistem pemulihan DNA-nya yang unik.

Manusia yang menerima radiasi umumnya meninggal karena partikel radioaktif tersebut menghancurkan DNA-nya. Akibatnya sistem regulasi di tubuh pun terhenti.

Namun, tidak dengan bakteri ini, secara menakjubkan ia mampu menyusun kembali DNA-nya yang telah hancur.

Salah satu masalah yang dihadapi ketika manusia mencoba untuk hidup di bulan atau Mars, adalah adanya radiasi yang cukup mematikan. Jika bakteri ini dilepas di angkasa, maka radiasi yang ada di sana tidak akan mampu mempengaruhi tubuhnya.


Jadi, jika suatu saat kita mungkin telah mampu menjelajahi angkasa luar beserta planet-planetnya, jangan heran kalau suatu hari kita bisa menemukan makhluk seperti ini di sana. Mungkin saja. Why not?




Sumber : jelajahunik.blogspot.com